Diposkan pada Humans Life, Place

Trip to Pulau Pari (Indonesia) 2016

Hello guys! Selamat malam.

Malam ini blogging langsung dari pulau pari di kepulauan seribu DKI Jakarta. Disini ga ada sinyal bagi pengguna three provider☹️ tapi xl dan indosat kebagian sinyal kok.

Hari ini kami start pagi mengawali hari dengan bangun jam 4 subuh dan bersiap ngumpul di pelabuhan muara angke jam 6. Para pasukan laksana udah ngumpul semua ber 11 ± jam 6.30am lalu kami menunggu kapten kapal u/ bertemu.

Sudah disiapkan tiket kapal & bayar retribusi 2000 rupiah per orang, kami mulai digiring masuk ke kapal. Yang disayangkan dan agak nyebelin adalah kapal kami berangkat paling akhir & paling lama banget ngetemnya sampe jem 8 aja belum jalan itu kapal 😡

Gue tanya temen gue, berapa lama jalan dari angke ke pari, dia bilang 1 jam 😑 tapi itu palsu! Yang sebenarnya adalah 2jam lebih dikit. Tapi sekitar 8.30 baru kami jalan.

Setibanya di pari udah siang sekitar jem 12an, kami langsung bertemu dengan tour guide kami & langsung ke guest house untuk istirahat dan menunggu makan siang. Kegiatan pertama setelah makan siang adalah snorkeling. Kami dibawa naik kapal yang perjalanannya kurang lebih 15-30 menit ke agak tengah laut.

spot snorkelingnya kali ini cuma 1 jadi gak padat dan gak gitu cape juga, matahari saat itu agak terik ya, tapi gak panas nyenget banget gitu, jadi jelas gak melunturkan semangat buat liat ikan hahaha

Ikan yang ada di sana paling cuma 2 jenis kali ya, yang keliatan cuma 1 jenis ikan dengan corak belang putih hitam. Ikannya tapi banyak banget! bikin Happy dengan Vitamin Sea♥ Lagian juga kita bawa roti biar ikan ikannya pada dateng. Intinya kalo di inget tuh i truly enjoy & living the moment 🙂

Pic by Aru Ki

Udah selesai renang sana sini, kelompok kami pun pulang kembali ke penginapan dan gak lama setelah itu kami bersepeda ke pantai perawan (virgin beach). Di sana tempatnya bagus deh, viewnya bagus dan ada pendopo gitu deh, tempatnya luas dan emang spot utamanya di sana kali ya. Soalnya komplit sih, mau main voli pantai bisa, mau santai sambil makan juga banyak yang jualan disana.

Malamnya seperti acara biasa di pulau, setelah makan malam diberikan, sekitar 1 jaman gitu acara BBQpun dimulai. BBQnya tadinya sempet dibilang ke pulau perawan gitu sama tour guidenya, tapi kitanya males kan balik lagi sepedaan ke sana, jadi akhirnya di belakang rumah sebrang deh kita bbqnya; toh itu dipinggir pantai langsung juga :p Menu BBQnya gak banyak sih, cuma ikan tongkol sama cumi aja, tapi yah lumayankan dari pada gak ada hahahaha

Acara besok paginya itu kita pagi pagi liat sunrise di Pantai Kresek, tapi berhubung bangunnya gak pagi ya, jadinya ke pantai kresek ya main aja coz sunrisenya juga udah lewat :p Kalo di kresek itu kita lihat penangkaran ikan pari, bintang laut sama penyu yang lucu disana [penyunya gede btw].

Terus ada juga main dan bersantai waktu siang di Pantai Bintang; kalo di pantai bintang ini ada ayunan dan tempat tidur jaring gitu deh, jadi bisa banget kan santai main ayunan sama bobo cantik diatas jaring jaring gitu. Kalo untuk Viewnya yah di pulau pari urutan pertama buat pantainya adalah :

  1. Pantai Perawan
  2. Pantai Bintang
  3. Pantai Kresek

Ada 1 pantai lagi tapi gue gak sempet ke sana, pantai Lipi kalo gak salah, nggak tau yang lain sempet ke pantai sana apa enggak, tapi kayaknya sih enggak juga. Masuk ke Pantai yang ada di sana itu bayar 2000-5000 per orang.

Nah sekitar jam 12 siang gitu kami udah siap mau balik lagi ke jakarta naik kapal yang sama dengan waktu kami pergi, dan sama juga itu kapal pergi paling akhir + ngetem lama banget 😐

Kami tiba di Jakarta lagi sekitar jam 3 siang dan yah liburan bersama co-workers kali ini menyenangkan dan seru 🙂

and yep, makasih bagi yang udah mampir & baca blog ini; semoga tulisan ini bermanfaat.

c u on the next post💋

Warm Regards

♥Hime💋

Iklan
Diposkan pada Product

Monomola Lip Tattoo from my point of view 

Hello there! 
Jadi ceritanya kemarin ini dateng ke rumah orangtua & liat si dd punya mainan baru. Monomola!


Basi banget sih ceritanya, soalnya kan ini hitz nya udah lama banget kan!?

Iya iya gue tau, tapi si dd bilang kalo ini kebetulan lagi promo di lazada, jadinya ya beli lah dia. Trus karena penasaran juga, jadila gue coba donk kemarin 😁✌🏻️


Gini nih 😪😨😒 beleberan kemana mana makenya 😱

Terus pas udah kering, dikletekin deh alias dicopot😝✌🏻️

 Nah bisa dilihat ini hasilnya sodara sodari👇🏻
Nah pendapat jujur gue adalah:

  • Gak efisien & efektif! Kenapa? Karena pakenya gak ringkes & butuh waktu lama (± 5menit) 
  • Harus nunggu kering yang dimana itu ± 5 menit dan kita harus cekin lagi apakah ada sisa yang harus dicopotin
  • Kena kawat& gigi! Omg😱 ini gak cuma gue doank, tapi si dd make juga begitu. Jadi bayangin donk kalo giginya ikutan merah 👎🏻
  • Gak berbau
  • Gak terlalu tahan lama. Palingan juga cuma 3-4 jam, gue kemarin pake siang, malemnya udah ilang gitu warnanya. 

Jadi ya kesimpulannya adalah gue akan sangat lebih memilih lipstik or lipgloss dibandingkan menggunakan produk ini. 
Tapi jangan lupa semua itu kembali lagi ke pilihan dan selera masing masing orang dalam setiap penggunaan produk. 

Kalo buat gue pribadi sih produk ini terlalu makan waktu, gak simple dan agak ribet. 

Kalau menurut kalian gimana? Boleh juga sharing & comment di bawah, untuk pendapat kalian tentang Monomola Lip Tatto ini. 

And Yap! Gitu aja sharingan kali ini, semoga bermanfaat dan kita tutup dulu postingan ini sampai di sini saja ya 👌🏻😊 thanks for reading! Have a happy life!

XO

Warm regards

Hime💋

Diposkan pada Food & Drink, Place

Quick Review Pvblic Bistro & Bar

Pvblic Bistro & Bar

Tempat makan yang ada di daerah PIK ini udah nanti perhatian gue sejak pertama dia dibuka.

Pvblic Bistro and Bar

Rukan Elang Laut Blok M1 No. 33-33A

Jalan Pantai Indah Selatan 1, Pantai Indah Kapuk

Jakarta Utara
081318618002

Waktu itu kiriman papan bunganya banyak banget, mungkin sampai 100 biji! Gue pikir akan seperti apa tempatnya.

Keren banget kah? Atau harganya yang terjangkau?

Akhirnya setelah sekian lama, beberapa hari yang lalu gue melipir  ke sana. Bareng sohib gue, kita nongki di sana sambil nunggu macet extream yang terjadi di area Elang Laut PIK.

Kita nggak terlalu lapar, jadi kita cuma pesan platternya aja.

Platter ini harganya hampir 100.000 mungkin di sekitar 90 ribuan

Di sini mereka jualan menu pork juga, Yang di mana di platternya juga ada secimpil daging babi. Sedikit banget! Jadi buat orang yang beranggapan babi itu haram mungkin tempat ini kurang tepat buat kamu.

Dari platter ini isinya ada kentang, ayam, babi & bola bola itu sepertinya kentang kalo gue ga salah inget. Rasanya sih semuanya enak, kecuali  ayamnya yang benar benar murni cuma ayam goreng dan nggak ada rasa yang meresap di dagingnya.

⭐️⭐️⭐️/⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️

Lalu untuk minuman di sini, yang mereka sediakan untuk yang berkategori alkohol hanyalah beer.

Sedikit kecewa karena nggak ada Koktail dengan warna warna cantik yang bisa menjadi penghias malam di kala nunggu macet.


Jadi beer yang gua pesan ini adalah Estrella. Rasanya sih umum aja ya, sama kaya beer kebanyakan lebih mirip heineken sih. Harganya 45.000 lagi diskon.

Sedangkan Sohib gue waktu itu mesan kopi, kalo nggak salah long Espresso. Harganya 48000 dan dia tampaknya puas dengan kopi tersebut. Karena dia nyeruput itu kopi dengan ekspresi manja menghempas 😂.

Kalo dari tempat, tempatnya sih bagus juga cocok buat nongkrong bareng teman teman dan juga buat nyantai dalam waktu yang cukup lama di sana. Di sana juga ada smoking room nya yaitu di lantai atas. Karena sohib gue nggak suka dengan bau rokok jadi kita udah jelas milih di ruangan yang non smoking.


YAh kurang lebih gitu aja sih pendapat gue tentang Pvblik ini. Masih banyak yang bisa dikembangin dari tempat ini. Semoga ownernya punya visi misi dan inovasi yang lebih baik lagi untuk ni resto ke depannya. Konsep dan interiornya sih udah bagus, paling yang harus ditambah itu diversifikasi menunya terutama minumannya di kategori alkohol.

Okay thanks for reading

Semoga bermanfaat & sampai ketemu di postingan selanjutnya. Ciao!👋🏻

Warm Regards 

Hime❤️

Diposkan pada Product

Review Loreal True Match Naturale Mineral

Halo selamat malam guys!

Malam ini i mau nge review Loreal True Match Naturale Mineral Powder!

 Mainan baru i yang udah lama i taksir dari research sana sini soal mineral powder hehehehe😆Kenapa sih gue suka? Karena mineral powder dari Loreal ini termasuk salah satu mineral make up terbaik lho!

Liat aja dari packaging nya! Udah termasuk sama brush! + dilengkapi dengan SPF 19

Shade yang i pilih adalah buff beige. Warnanya nge blend banget di kulit❤️


In case kamu mau tau, apa sih mineral make up itu? Apa yang bikin si mineral make up ini tuh nge hitz & di sukai, ini dia nih alasannya :

1. Tidak Membuat Komedo dan Jerawat

Pada umumnya make-up mineral non-comedogenic, yang berarti tidak akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Baiknya lagi, make-up mineral juga tidak mengandung parfum, pewarna, minyak mineral atau pengawet lainnya yang bisa meminimalisir iritasi pada kulit Anda. Meskipun make-up mineral terbilang aman, namun Anda tetap harus perhatikan label produk dan kandungan di dalamnya. Hindari bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan iritasi seperti Bismut oksiklorida, parabens, dan silikon.

2. Antioksidan

Make-up mineral mengandung antioksidan. Antioksidan membantu kulit Anda melawan jerawat dan juga memproduksi kolagen, sehingga kelembaban kulit pun terjaga.

3. Memerangi Efek Buruk Sinar Matahari

Sinar matahari dapat berefek buruk pada kulit, seperti membuat kulit jadi keriput, flek hitam, kasar dan kering. Make-up mineral mengandung bahan yang dapat melawan efek buruk sinar matahari. Walaupun memiliki kandungan untuk menjaga kulit dari sinar ultraviolet, make-up mineral tidak mengandung cukup banyak SPF sehingga Anda tetap harus mengenakan tabir surya sebelum beraktifitas pagi hari.

Nah dari yang i pake ini, sejauh ini loreal true match mineral powder ini bertahan seharian bok! Ciyus lho ini🙆 apalagi kalo kamu sebelumnya pake fondation / BB cream dsb. 

Yang paling gue suka dari loreal mineral powder ini adalah kita ga perlu pake bb cream or foundation or cushion or whateva sebelum pemakaian bedak ini. Karena bedak ini coveragenya 👏🏻 mantap👍🏻

Coverage dari mineral powder ini juga bagus lho. Rasanya waktu dipake juga ringan di kulit muka kita😊

Brush yang langsung disediakan juga cukup membantu & tidak kasar. Cukup halus juga brush yang dikasih.

Picture before (my bare skin)

Nah ini picture setelah seharian menggunakan loreal true match mineral foundation. 🙂 after

Masih baguskan walau udah seharian👏🏻 oh FYI ini ga touch up apa apa lagi lho selama seharian penuh. 


Mungkin karena mineral powder & ringan gitu ya, emang terasa sih kalau ini ga nyumbat pori ato bikin kamu jadi cepet komedoan 😣 ini udah diliat selama beberapa hari pemakaian lho 🤓

Nah dengan gini, mineral powder dari loreal ini termasuk item dalam list must have punya nih☺️ fav deh!

Harganya di kisaran ± 150rb-200rb++

Dengan gini, say bye bye deh buat si twin cake etude lama✋🏻so long! 

Oke dhe guys! Makasih dah sempetin mampir & baca. Semoga review ini bermanfaat buat kamu kamu yang lagi mau beli mineral powder (❛◡❛✿) coz ini barang tuh worthed banget👏🏻.

⭐️⭐️⭐️⭐️

 C u on the next post. 

Regards

Hime👸🏻💋

Diposkan pada Food & Drink, Place

Go! Curry at Lippo Mall Puri

Hi guys 🙂

Selamat subuh menjelang pagi😆

Yang abis malem mingguan, pasti masih ada yang baru pulang juga donk ni ya. 

Nah kebetulan tadi abis maen ke Lippo Mall Puri (St. Moritz) ketemuan & dinner bareng temen dari 2006

Dinnernya dimana? Di Go!Curry

Tempat makan ini  kalo gue peratiin selalu aja rame. 

Kalo rame berarti enak donk yah 😁 jadi mampirlah kita ke sana nyobain makanannya. 

Pizza Lamb & Beef

✅ Rasanya enak juga, rasa dagingnya kayak rasa rendang 😅😂

✅ crunchy 

✅ porsinya bisa makan rame rame

❎ Agak asem sih menurut gue (bagi yang gak gitu suka asem)

❎ a little bit pricey? IDR 80.000

Banana & Strawberry Smoothie
   

❎ IDR 45.000

✅ Kentel banget

✅ Bikin kenyang

Brown Curry

 

✅ Rasa nya enak👍🏻 Kari nya sih super 👏🏻

✅ Pedesnya bisa di atur & ladanya berasa banget

✅ Porsinya lumayan gede

❎ IDR 80.000

Tadi tuh makan ber 3 dengan 2 minuman lagi yang ± harganya 35 ribu tuh di total 322 ribu dengan pajak 10% & service tax 5,5%

The food is a little pricey but the taste is good ( specially for the curry )

Services & tempatnya juga oke koq 👌🏻

Kesimpulan nya ini tempat cocok buat dijadiin tempat hangout bareng temen. Tapi tempatnya suka rame bisa sampe yang full gt ( malem minggu ni konteksnya yah ) jadi pastiin aja kalo kalian bisa dapet tempat ya 🙂

Udah itu aja sih sharing di post kali ini🙆 semoga bermanfaat ya infonya dan selamat mencoba Go! Curry

C u d post selanjutnya. 

Thanks for reading 

Have a good night

Warm regards

ひめ💋

Diposkan pada General Information, Humans Life, Place

Nge Bolang ke Pahawang Island

Day 1

Kami jalan dari Kalideres menuju tanah abang dari 02.00PM

Rekan kami udah menunggu dan beliin tiket dari pagi di stasiun kereta tanah abang.
Tiket kereta Kalimaya dari Jakarta ke merak harganya 30000.

Kereta jalan dari Jakarta sekitar 04.25PM lalu kami sampai Merak ± jam 08.00
Perjalanan di kereta nggak langsung menuju merak, tapi berhenti berhenti dulu di stasiun lainnya.

 Belum lagi kalo gerbongnya kemarin itu ada ganti baterai gerbong.

Sempat listriknya mati jadi kereta apinya mondar-mandir, maju mundur cantik buat ganti gerbong listrik.

Dan itu makan waktu lama, ketika itu gue sempetin ketoilet dan toiletnya cukup Mengejutkan karena kondisinya bersih dan lengkap dengan air dan wastafel mini.
Sesampai di pelabuhan merak, kami makan dulu dan nunggu duduk di dekat loket masuk. Kami mengabari agen grup tur kami kalau kami sudah tiba di sana.

Ternyata kami masih disuruh menunggu sampai jam 11.00 karena meeting pointnya itu jam 11.00 tapi setelah jam 11.00 kami diharuskan menunggu lagi di pelabuhan sampai jam 01.00 subuh untuk briefing dan melakukan pembagian tiket.
Perasaan gue seharian itu waktu habis di jalan dan menunggu. Untungnyaa gue sama teman teman sabar.

Ya gitu lah sebenarnya jalan jalan itu bukan tujuannya kemana, tapi yang asik itu sama siapa lo jalan jalannya.

Day 2

Akhirnya kita masuk juga ke kapal, di sana untung nya kita dapat kelas eksekutif. Di kelas eksekutif berarti kita mendapatkan pilihan ruangan yang lesehan atau di sofa. Gue dan teman teman jelas langsung ambil di lesehan. Di mana gue orang langsung pada selonjoran nge’glosor di ruangan kapal.
Biaya tambahan untuk kelas tersebut sebesar Rp.8000 yang nantinya akan ditagih sama orang dari kapalnya yang ngider2.

Nggak lupa juga mereka nagih bantal yang kita pake seharga 2000. Gue sih nggak pake itu bantal karena bantalnya kelihatan kotor dan ga steril.
Nggak lama tiduran kita orang satu grup langsung pada tidur karena udah pada capek banget 😖

Akhirnya kita tiba di Lampung Bakaheuni sekitar jam 04.00 pagi. Perjalanan itu benar benar nggak berasa karena kita semua pada tidur di kapal, dan pas bangun tahu tahu udah sampai aja. Sebelum keluar dari kapal gue sempat ke toilet dulu, untungnyaa toiletnya itu proper, Yang artinya buat gue itu toilet ada airnya dan nggak kotor, meski wc nya sempit tapi layak lho.
Sehabis turun dari kapal, kami di briefing lagi oleh perwakilan dari grup tur.

Credit : Aru Ki

Kami diarahkan untuk masuk ke dalam mobil rental yang di mana kami akan melakukan perjalanan selama 3 jam untuk menuju ke pulau Ketapang. Selama di mobil kami semua agak teler dan tertidur. Sama seperti di kapal, perjalanan itu tidak terlalu berasa karena bangun bangun tahu tahu dah sampai aja.
Tiba di Dermaga Ketapang, kami langsung masuk ke sebuah rumah untuk brifieng lagi dan juga sarapan. Nggak ada istirahat setelah itu. Kami langsung diarahkan ke kapal untuk menuju ke pulau Pahawang dan melakukan snorkeling di 3 spot, yaitu di :

  1. Tanjung Putus
  2. Pahawang besar
  3. Kelagian kecil

Jujur aja spot di Tanjung Putus itu gak bagus, biasa aja. Giliran di Pahawang Besar & Kelagian kecil, bagus deh tuh spotnya!♥

Airnya lebih jernih dan ikan²nya lebih banyak yang menghampiri, walau gak banyak sih jenis ikan yang ada.

Boys always be boys?♥

Kita di bawa ke pulau Pahawang Kecil untuk foto foto dan juga makan siang pop mie + minum es kelapa kalau beruntung ketemu tukang kelapanya.

Credit : OS

Kita juga waktu perjalanan mau kembali ke dermaga di Ketapang, kita mampir dulu ke pulau Maitem untuk mengejar sunset. Note bagi para cewek adalah selama perjalanan di laut, tidak ada wc di pulau manapun selain di Dermaga Ketapang tadi. Jadi pada pipisnya di laut >.< nah gue sih sama cewek yang laen ga ada pee sama sekali ya.

Credit : Aru Ki

Nah kami akhirnya nyampe di dermaga Ketapang itu pas udah malem ± jem 7 kali ya. Kami diberikan makan malam nasi kotak yang ala kadarnya. Di 1 Homestay itu di isi 14 – 15 orang. Kamar di rumah itu cuma 2, di isi oleh para cewek & yang cowok pada nge galar di atas karpet ruang tengah.

Kamar mandi juga cuma 1, jadi kurang lebihnya kami rebutan kamar mandi sih. Apalagi jam 8 malam udah pada mulai BBQ. Baru setelah itu kita tidur deh dengan rasa goyangan di laut, sisa sisa sensasi naik kapal yang masih juga ada.

Credit : Aru Ki

Day 3

Jam 6 pagi itu jadwal orang² pada ngeliat sunrise, tapi jelas kelompok gue lebih milih asik tidur coz panjang perjalanan kita pulang pergi 😂

Jam 9 pagi kita ngumpul lagi di meeting point pertama di depan dermaga Ketapang, lalu kembali masuk ke mobil rental yang sama dengan supir yang sama.

Kembalilah kami 3 jam menempuh perjalanan menuju pelabuhan Bakauheni. Di perjalanan itu, kita mampir di pinggir jalan yang ada banyak toko oleh². Beli donk gue, pisang kepok coklat yang endes ituh! 😂

Setiba di pelabuhan, kita langsung donk makan ke rumah makan padang. Gara-gara anak² pada kelaperan 😂 abis itu dibagiin deh kita tiket perjalanan menuju merak.

Perjalanan pulang di kapal kali ini, sayangnya kita orang gak dapet kelas eksekutif karena udah full 😦 jadi di tengah kepadatan orang di dalem kapal itu, kita jalan ngiterin seisi kapal buat nyari spot duduk yang cakep. Akhirnya dapet deh kita di paling depan bagian kapal, emang kayak outdoor gitu, tapi ada spot yang gak kena panas & of course donk adem kena angin paling kenceng. Di situ deh kita duduk & tiduran + ngerusuh selama 3 jam perjalanan menuju merak.

Setibanya di merak, kami masih harus mencari bus menuju Kalideres. Karena gak ada jadwal kereta api ke sana 😦

Dapetlah kita bus arimbi nih, isinya full & gak langsung menuju kalideres. Ini bus tuh stop² dulu ngambil & nurunin penumpang. Yah layaknya angkot gitu deh. Jujur aja lebih nyaman naik kereta walaupun kursi di kereta gak se’enak kursi di bus. Ditagih 35 ribu tapi gue bilang sama keneknya kalo 30 ribu aja. Biasa juga 30 ribu (berdasarkan yang gue baca di google.)

Opini

Mending kalo mau jalan main ke sana tuh, bawa mobil sendiri aja. Intinya adalah lebih baik kalo mau ke lampung, melakukan perjalanan sendiri & tidak ikut group tur. Bila mau ikut tur, lebih baik pilih yang private tour aja dibandingin Group Tour.

Grup tur yang gue ikutin itu sih asli gak oke banget ya, tur leadernya nyolot. Gak nganggep customer seperti selayaknya customer. Seolah olah di anggep kita ini ikut tuh gratisan gak bayar. Ini bukan pertama kalinya gue ikut Grup Tur, tapi ini pertama kalinya gue nemu tour leader kayak begitu. Gak profesional, gak ramah & gak bertanggung jawab.

Kenapa gue bilang gitu? karena ada 1 customer yang ketinggalan di pulau & dia salah naik kapal. TL nya tuh gak mau telfonin customernya tapi malah dia ngomel karena customernya gak telpon dia. What? 😠  gak make sense banget menurut gue. Dimana coba pelayanannnya? Kita customer lain tuh gak perlu pembenaran dari lo. Emang ada juga yang cocok & deket sama TLnya, tapi yang gue liat adalah malah dia jadi gak respect dan gak anggep orang tersebut adalah customer yang harus dia layani dengan sepenuh hati. Intinya sih bisa dibilang gue kapok ikut travel ini (yang nama travelnya gak perlulah gue sebutin.)

Tapi diluar dari agen travelnya, perjalanan ke Pulau Pahawang ini menyenangkan dan MELETIHKAN 😂

Oke sekian ya guys

Thanks for reading & have a happy day💋

Regards

Hime

Diposkan pada General Information, Humans Life

Pengalaman Bikin E Paspor

Hello human! Salam Sejahtera!

Malem ini pengen posting pengalaman buat e paspor ah 🙂

Jadi ceritanya kemarin ini (yep persis kemaren! 12 January 2016) baru aja bikin e paspor.

Info terpenting adalah sekarang untuk pembuatan epaspor gak bisa lagi secara online ya!

Jadi kalo yang pembuatan paspor online itu hanya untuk paspor biasa yang 48halaman dengan harga 300ribuan. Sedangkan kemaren itu gue bikinnya yang e paspor, jadilah gue dateng ke Kantor Imigrasi kelas I di Bandara Soekarno Hatta.

Datengnya pagi banget! Jem 4 gue udah dateng dari rumah, dianter sama HoneyBear (灬ºωº灬)

Nyampe sana kira-kira jam setengah 5’an (yang jelas masih gelap gulita) terus securitynya bilang belum buka & bilang gak usah pagi pagi karena sekarang pelayanan pembuatan paspor buka dari 08.00-10.00, tapi gue bilang ga apa apa pak, saya mau nunggu aja di dalem.

Masuk deh gue setelah parkir mobil and udah ada 3 orang yang duduk mengantri duluan, jadi dapet deh gue antrian nomor 4.

Nah oke sekarang tinggal tunggu jem 8 aja, tapi ternyata lama juga >.< gue sampe ngantuk hahaha

Jadi sekarang sistem terbaru yang terupdate untuk pembuatan epaspor adalah sekarang udah gak pake kuota lagi. Kalo dulukan dibatesin dengan kuota 60 orang CMIIW. Nah kalo sekarang tuh enggak, mau 100 orang dateng kek [lebay] selama itu gak lewat dari jam 10.00AM akan tetap dilayani & bisa membuat paspor.

Bagi yang ingin membuat paspor biasa, emang alangkah lebih baik dan lebih mudah kalau daftar secara online terlebih dahulu, karena akan mempercepat proses, juga gak perlu lagi nanti antri terlalu lama ketika pelayanan udah di buka.

sekarang pembuatan paspor memang sudah tergolong mudah. Hal yang perlu diperhatikan adalah :

  1. membawa akte lahir [asli dan fotokopi A4]
  2. membawa KK [asli dan fotokopi A4]
  3. membawa KTP [asli dan fotokopi A4]

mudah kan? di sana juga ada kantin yang terima fotokopi juga koq, jadi bisa fotokopi langsung di tempat.

dengan penantian yang lama akhirnya nyampe juga jem 8! Petugaspun sudah keluar dan membrifing serta kasih tau pengumuman soal ketentuan pembuatan paspor [ yang soal 08.00-10.00AM tadi].

Petugasnya namanya bapak Sugeng, jadi pak Sugeng ini yang menginformasikan kalau nanti masuk secara bergiliran sesuai dengan antrian. Setelah itu Pak Sugeng memberikan formulir kepada seluruh pendaftar.

Lalu keluar pak Samiudin yang juga ikut melayani masyarakat & membantu para pendaftar yang kurang jelas dengan informasi seputar pembuatan paspor & pengisian formulir.

Pak Samiudin dan Pak Sugeng ini patut diacungi jempol karena keramahannya dalam melayani masyarakat. [Andai semua petugas pemerintahan kayak gini ya! PATUT dicontoh ah nih :D]

Proses pembuatan epaspor:

  1. Setelah mengisi formulir, kami 5/5 pendaftar dipersilahkan masuk
  2. dan langsung ke loket antrian untuk memberikan map yang berisi formulir dan dokumen-dokumen asli kita. Di Map tersebut dituliskan epaspor
  3. setelah itu petugas akan mengembalikan map kita beserta dengan nomor antrian yang sudah ter’staples di map
  4. antri menunggu nomor kita dipanggil untuk masuk ke counter
  5. setelah dipanggil, berikan map pendaftaran beserta dengan fotokopi data² kita
  6. melakukan sesi interview singkat
  7. melakukan pas photo langsung dicounter
  8. melakukan pemindaian sidik jari
  9. SELESAI!

Beruntung banget gue dateng subuh² dan semua itu gak sia sia! \(T∇T)/ Antrinya ga capek karena dapet tempat duduk, terus makin siang tuh antrian udah kayak maen uler tangga! rame banget + yang ngantri pada berdiri & ngeglepor di pinggir keramik.

   
 Tempatnya di dalem tuh comfy juga koq, terus bersih. Yah cakep lah tempatnya! Boleh dikasih applause buat yang menjaga & merawatnya. Pelayanannya juga baik, tertata dan tersistem dengan baik. Okelah! *kasih tepuk tangan* 
 

mau foto jamnya eh si bapak nonggol😅
 
   
Nah setelah selesai dari counter tadi, nanti kita akan dikasih bon untuk kita melakukan pembayaran paspornya. Jadi bayar paspornya bukan secara cash ya! [Bagus nih, biar gak korupsi.] Pembayaran dengan datang ke BANK BNI. Nanti tinggal kasih slipnya lalu bayar deh di teller.

  Pembayaran sejumlah Rp 655.000 (655 ribu) untuk pembuatan Epaspor yang akan jadi 5 hari setelah melakukan pembayaran di Bank BNI. Nanti bukti pembayaran dari BANK BNI ini baru akan kita bawa ketika melakukan pengambilan paspor di Kantor Imigrasi.

Nah kata mba counter yang ngelayanin tadi, datang ambil paspornya diatas jam 11 di loket langsung tanpa perlu antri. Kalau untuk paspor biasa proses pengambilannya selama 3 hari, lebih cepat dibandingkan dengan proses pembuatan epaspor.

Yak seperti itulah pengalaman bikin EPaspor di awal 2016. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kalian yang sedang mencari informasi terkait (*^ω^*) ini pengalaman yang cukup menyenangkan. Pelayanan dari pemerintah yang tergolong memuaskan. Semoga pelayanan di sektor lainpun juga akan lebih baik & lebih memuaskan lagi.

Terimakasih

Warm Regards

Hime♥